Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Zulkifli. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zulkifli. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Februari 2010

Persahabatan

Mencari sabahat sangat lah mudah jika dibandingkan dengan mempertahankan sebuah persahatan yang sudah di jalin. Di era globalisasi ini sangat banyak sekali fasilitas yang dapat di gunakan dalam mencari teman dan sahabat.
Di zaman sekarang ini pada umumnya orang mau berteman itu jika ada manfaat yang bisa di ambil, dalam artian sangat mudah sekali mencari teman dalam hal untuk bersenag-senang, ketawa, hura-hura, jalan-jalan dan lainnya. Akan tetapi untuk mencari teman dalam hal berbagi dalam kesusahan dan kesulitan sangat la sulit sekali.
Jika kita sudah mempunyai teman atau sahabat yang baik serta saling pengertian dengan kita dan dapat juga menjadi tempat berbagi masalah dengannya, pertahankan dan tingkatan hubungan kearah yang lebih baik lagi menjadi sahabat karib atau saudara. Dalam menjalin hubungan persahabatan sangat diperlukan saling pengertian serta kejujuran agar persahabatan itu berjalan dengan baik, jika kedua faktor tersebut diabaikan maka persabatan itu tidak akan bertahan lama bahkan antara satu dan yang lainnya ada yang merasa dirugikan.
Dalam Agama Islam menjalain persabatan itu sangat di anjurkan sekali, sebagimana firman Allah dalam surat al-Hujurat (49) ayat 13: " Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah adalah orang yang paling bertakwa diantara kamu..."
Dari ayat ini sangat jelaskan sekali anjuran agar kita boleh berteman dengan siapa saja, tetapi sebelum akhir ayat itu Allah kunci dengan kata "takwa". Ini menunjukkan bahwa landasan untuk menjalin sebuah persahabatan adalah Iman dan mengharap ridho dari Allah, bukan karena mengharapkan sesuatu darinya. Jalin persabatan itu karena kita cinta kepada Allah.

Kamis, 22 Oktober 2009

Reuni Teman2 Kuliah

Foto Bersama: (berdiri) Ahmadi Kemit, Amirullah Ahmad Nst, Ernawati, Andry Kesuma,Zulkifli Hazmar, Suami Dini, Khaidir dan anaknya.(duduk): Halimah dan Anaknya, Dini Marlina dan keponakannya, Hafni Nst.


Perjalanan waktu sungguh sangat cepat sekali. Waktu yang telah berlalu tidak bisa kembali lagi. Masih sangat segar dalam pikiranku waktu menjalani hari-hari semasa kuliah sekitar 8 tahun yang lalu. Setelah menyelesaikan S1 di Fakultas Tarbiyah IAIN-SU Medan bulan Desember 2002, saya dan teman-teman sangat jarang sekali ketemu kembali khususunya teman-teman yang satu lokal (PAI-1 angkatan '98). Kami sibuk dengan urusan masing-masing, bertebaran di muka bumi mencari jati diri masing-masing dengan berbekal ilmu yang di dapat dari IAIN-SU Medan. Ada yang melanjutkan studinya ke jenjang yang selanjutnya, ada yang membina rumah tangga, ada yang meniti karir di lembaga-lembaga masyarakat, ada yang bekerja sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki yaitu jadi tenaga pengajar, ada yang mengembangkan ilmunya dan bekerja di bidang lain. Beberapa tahun lamanya semua sibuk dengan pengembangan kehidupannya masing-masing. Ada beberapa orang masih saling berkomunisakasi walaupun mereka berjauhan tempat tinggal. Berawal dari beberapa orang tersebut timbul keinginan untuk mengadakan kumpul kembali bersama teman-teman khususnya teman-teman PAI-1, ada rasa rindu, kangen untuk berkumpul, bercerita, bercanda seperti masa-masa waktu kuliah dahulu. Dengan adanya telepon seluler yang hampir setiap orang memilikinya, bisa membantu untuk mencari dan menemukan dimana teman-teman berada.
Dengan izin Allah SWT rencana itu terlaksana juga tepatnya pada hari Minggu, tanggal 11 Oktober 2009 yang diadakan di rumah Dini Marlina, SPd.I di Jl. Denai - Medan, Sumatera Utara. Walaupun yang datang di pertemuan tersebut tidaklah begitu banyak tapi tidak mengurangi meriahnya pertemuan itu, mungkin karena ini merupakan pertemuan yang pertama kalinya. Ketika bertemu, berbagai perubahan terjadi pada teman-teman, ada yang berpenampilan agak berwibawa, ada yang bertambah bocor bercandanya, ada yang agak JAIM, ada yang lebih tua dari pada umurnya, pokoknya kocak sekali dipertemuan itu. Pertemuan itu terasa begitu berarti bagi semua, teman-teman yg tidak bisa hadir, kami hubungi melalui telepon dan kami ceritakan kondisi pertemua itu.
Setelah menyantap hidangan yang disediakan oleh Dini dan keluarga, melakukan foto-foto bersama, tanpa terasa haripun mulai sore dan kami semua berpamitan untuk pulang.
Pertemuan yang singkat tapi sungguh bermakna. semoga ikatan persaudaraan antara kami semua berjalan dengan baik dan mendapatkan ridho dari Allah swt. amin.

Semoga pertemuan ini bisa terlaksanakan kembali dan yang hadir bisa lebih banyak lagi.
Sukses buat semuanya.

Powered By Blogger
 
Blogger Templates